Yang pertama, anda harus mengecek koneksi printer yang terhubung dengan komputer atau laptop. Coba anda periksa bagian kabel USB pada printer yang menghubungkan ke komputer. Apakah kondisinya baik atau tidak, coba anda lepas kabel USB dan kemudian pasang kembali.
Seperti membantu mengidentifikasi kondisi dan risiko setiap pasien, maka gelang identitas pasien warna atau sticker risiko menjadi media yang paling praktis digunakan.